Pengorganisasian Masyarakat dalam Mewujudkan Sampah Berkah di Dusun Pranti Desa Pranti Kecamatan Menganti Kabupaten Gresik

Authors

  • Laila Nikmatun Nisak UIN Sunan Ampel Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.15642/jicd.2021.3.1.67-86

Abstract

Desa Pranti di Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik merupakan salah satu desa yang mempunyai masalah pengelolaan sampah yang kurang memadai. Permasalahan ini disebabkan oleh 3 hal, pertama kurangnya kesadaran masyarakat akan bahaya membuang sampah sembarangan seperti ke sungai/drainase air dan di lahan kosong. Kedua, belum adanya kelompok pengelolaan sampah. Ketiga, belum optimalnya sarana dan prasarana pengelolaan sampah dan belum adanya kebijakan pengelolaan sampah dari pemerintah. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, perlu mencari cara bagaimana menyadarkan masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan dari masalah sampah dan cara mengatasi masalah sampah agar dapat menjaga lingkungan yang bersih dan hijau. Penelitian ini membahas tentang pengorganisasian masyarakat mengatasi masalah sampah melalui bank sampah dan mewujudkan sampah berkah yang menjadikan lingkungan bersih dan hijau. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian PAR (Participatory Action Research). Dalam pengumpulan data menggunakan teknik PRA (Participatory Rural Apresial). Metode dan teknik yang digunakan untuk proses pengorganisasian, melibatkan masyarakat aktif dan menjadi subyek dalam penelitian. Tujuannya untuk memunculkan perubahan dari satu kelompok masyarakat ke kelompok lain dan juga menjadi pelopor perubahan menuju arah yang lebih baik. Pendampingan yang dilakukan bersama masyarakat menghasilkan: (1) meningkatnya pengetahuan masyarakat mengenai masalah sampah (2) terbentuknya kelompok bank sampah yang bertujuan untuk mengolah sampah, sebagai langkah dalam mengatasi masalah sampah. (3) Optimal dalam pemanfaatan fasilitas dari pemerintah dan adanya kebijakan yang dibuat pemerintah desa. Aksi dalam riset ini hanya mampu membuat langkah kecil untuk melakukan perubahan yang lebih baik. Proses penelitian ini dirasa masih jauh belum sempurna dalam mengungkapkan teori, teknik, maupun metode yang digunakan. Sehingga peneliti membutuhkan kritik dan saran yang dapat membangun perubahan kearah yang lebih baik lagi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afandi, A. (2014). Metodologi Penelitian Sosial Kritis. Surabaya: UIN Sunan Ampel Press.

Afandi, A. (2016). Modul Participatory Action Research (PAR). Surabaya: LPPMUIN Sunan Ampel Surabaya.

Idrus, M. (2009). Metode Penelitian Ilmu Sosial Pendekatan Kualitatif dan Kuantitatif. Yogyakarta: PT Gelora Aksara Pratama.

Moleong, L. J. (2013). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosda Karya.

Russ Dilts, T. R. (2010). Pendidikan Popular Membangunan Kesadaran Kritis. Yogyakarta: INSISTPress.

Downloads

Published

2021-03-05

Issue

Section

Articles